Jelang PSU 2025, Polres Bungo Tegaskan Siap Amankan Pilkada Damai

Halal Bihalal dan Deklarasi Damai Warnai Persiapan PSU Pilkada Bungo.

BUNGO – Dalam suasana penuh kehangatan pasca Idul Fitri dan semangat menjaga demokrasi, Polres Bungo menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Deklarasi Pilkada Damai pada Jumat pagi (4/4/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Bungo yang dijadwalkan berlangsung pada 5 April 2025.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Aula Polres Bungo, acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, antara lain Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, Bupati Bungo H. Mashuri, Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, serta unsur penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu, serta Forkopimda Kabupaten Bungo.

Dalam sambutannya, Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono menegaskan kesiapan penuh jajarannya dalam mengamankan jalannya PSU.

“Kami telah menyiapkan semua aspek, mulai dari sarana prasarana, personel, hingga dukungan strategis. Kami juga telah meminta bantuan dari Kapolda Jambi, Dansat Brimob, dan Danrem 042/Gapu. Kekuatan pengamanan kita sangat memadai,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pengawasan yang lebih transparan, 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga telah dilengkapi dengan IP Camera yang terhubung langsung ke Command Center Polres.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, turut memberikan apresiasi atas sinergi antara semua pihak. Ia menegaskan bahwa seluruh kesiapan, baik fisik maupun logistik dari pihak Polri dan TNI, telah dinilai optimal.

“Dalam setiap pemilihan pasti ada yang menang dan yang kalah, namun mari kita jaga agar demokrasi ini tidak justru memecah belah masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia juga mengajak seluruh elemen, terutama pasangan calon dan tim pendukungnya, untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama dan setelah pelaksanaan PSU.

“Keamanan dan kedamaian bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga semua pihak yang terlibat dalam proses demokrasi ini,” tambahnya. (one)

Catatan Penting: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Dilarang keras mengambil, menyalin, atau menyebarluaskan isi tulisan tanpa persetujuan tertulis dari media atau penulis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *